Aside

Kotonoha no Niwa (Garden of Words)

“A faint clap of thunder, clouded skies. Perhaps rain comes. If so, will you stay here with me?”—Yukari Yukino

Saya baru saja me-rerun anime movie Kotonoha no Niwa (Garden of Words). Ini entah sudah keberapa kalinya.

covercut

Movie ini bercerita tentang dua insan yang tidak ideal sebagai pasangan. Ceritanya dinarasikan oleh Takao Akizuki, seorang siswa SMA berusia 15 tahun. Ia bertemu secara tidak sengaja dengan Yukari Yukino, seorang karyawan berusia 27 tahun.

Pertemuan mereka terjadi di sebuah gazebo dalam taman Shinjuku Gyoen dalam suasana hujan. Pertemuan tersebut menjadi dasar kisah romansa dalam movie ini.

Setelah pertemuan tersebut, mereka kembali bertemu lagi di tempat yang sama setiap kali hujan. Takao memang selalu sengaja Continue reading

[ 12 ] song that I love so

(posting untuk 6 Juni)

Saya bukan orang yang gila musik. Saya juga bukan orang yang update soal musik. Kebanyakan lagu-lagu in  yang saya tahu adalah lagu yang sering saya dengar diputar oleh tetangga saya, teman kosan saya, teman kampus, pete-pete (angkot), warung makan, kafe, supermarket, dan tempat-tempat umum lainnya.

Sejak ‘gila’ anime 11 tahun yang lalu, saya jadi suka lagu-lagu jepang [ -____-“]. Dan sejak saya melek mengunduh mp3  dari internet 6 tahun yang lalu, PC (sekarang lepi kesayangan 😀 ) saya penuh dengan lagu-lagu jepang. Kebanyakan tentu saja OST anime atau dorama.

Kalau ditanya lagu apa yang saya suka, jawabannya banyak sekali. Tapi ada satu lagu yang sejak awal saya dengar hingga sekarang masih jadi lagu kesukaan saya nomor 1 😀 (lagu-lagu kesukaan saya yang lain silih berganti posisinya 😀 ). Saya suka sekali dengan OST Naruto, Wind.

Kakak, adik, ataupun teman saya yang tahu tentang ini heran mengapa saya begitu suka dengan lagu ini. Padahal menurut mereka nadanya aneh, pronounciation-nya kacau, dsb dsb. Saya sendiri juga heran. Pokoknya saya suka begitu saja dengan lagu ini. Mungkin saya suka karena liriknya yang berkesan buat saya, atau karena nadanya yang tidak biasa, atau karena pelafalan-nya yang acakadut, atau karena klipnya yang rada-rada sendu gimana gitu, atau karena saya suka animenya, atau mungkin karena setiap dengar lagu itu saya langsung teringat semua nostalgia masa SMP dulu, waktu jaman-jamannya masi alay bin labil. Pokoknya saya suka semuanya, all part embodied in that song. Continue reading