[ 16 ] Surah Al Kahf di hari Jum’at

Dalam suatu riwayat dari Abu Saโ€™id al-Khudri radhiyallahu ‘anhu,

ู…ูŽู†ู’ ู‚ูŽุฑูŽุฃูŽ ุณููˆู’ุฑูŽุฉูŽ ุงู„ู’ูƒูŽู‡ู’ูู ูููŠ ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ู’ุฌูู…ู’ุนูŽุฉู ุฃูŽุถูŽุขุกูŽ ู„ูŽู‡ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู†ูู‘ูˆู’ุฑู ู…ูŽุง ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุงู„ู’ุฌูู…ู’ุนูŽุชูŽูŠู’ู†ู

“Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumโ€™at, maka akan dipancarkan cahaya untuknya di antara dua Jum’at.” (HR. Al-Hakim: 2/368 dan Al-Baihaqi: 3/249. Ibnul Hajar mengomentari hadits ini dalam Takhrij al-Adzkar, โ€œHadits hasan.โ€ Beliau menyatakan bahwa hadits ini adalah hadits paling kuat tentang surat Al-Kahfi. Syaikh Al-Albani menshahihkannya dalam Shahih al-Jamiโ€™, no. 6470)

Di kampungku, jika masuk hari Jumโ€™at (kamis malam) biasanya suka diadakan acara yasinan (baca surah Yaasiin berjamaah). Kalau tidak pun, orang-orang yasinan di rumah sendiri-sendiri. Padahal kalau menurut hadits di atas, surah yang disunnahkan untuk di baca di hari Jumat itu surah Al Kahf.

Memang sih, pada dasarnya surah atau ayat apa saja yang dibaca dalam Al Qurโ€™an berpahala. Tapi sesuatu yang disunnahkan kan jika dikerjakan jauh lebih besar pahalanya.

Ngomong2 soal pahala, ada seorang temanku yang bertanya, kenapa saya suka sekali sibuk-sibuk memikirkan pahala, akhirat, dan surga. Mmhโ€ฆini pertanyaan sensitif sih. Kalau ditanya ke tiap muslim pun jawabannya pasti berbeda antara muslim yang satu dengan lainnya.

Saya pribadi akan menjawab, sebab orang Muslim [yang benar-benar Muslim] percaya adanya kehidupan sesudah mati, yaitu akhirat. Terus di akhirat itu kita hidup kekal. Terus di akhirat itu ada surga dan neraka. Terus orang-orang yang masuk surga adalah orang-orang yang diridhai Allah, sementara di neraka tidak. Terus untuk mendapat ridha Allah salah satunya ya dengan membekali diri selagi hidup sebanyak-banyaknya dengan pahala. Caranya dapat pahala ya rajin melakukan ibadah. Ingat bahwa yang dimaksud ibadah ini bukan hanya solat puasa dan zakat saja, tapi meliputi semua tindakan yang kebaikan, semua perilaku yang disukai Allah. Jadi ya termasuk hal-hal remeh seperti rajin mandi (menjaga kebersihan badan), buang sampah pada tempatnya (menjaga kebersihan lingkungan), bertutur kata yang baik, pinjamkan pulpen buat teman di kampus ato sekolah (membantu orang lain), dan halhal kecil lain yang bermanfaat.

Terus teman saya lanjut bertanya, kenapa mau sekali masuk surga? Kalau ini sih pertanyaan yang rada-rada keras kepala saya rasa. Seperti saya sebutkan sebelumnya, orang Muslim percaya kehidupan akhirat itu kekal. Ya kalau disuruh memilih mau kekal di surga atau neraka, tentu saja pilih di surga. Memang sih, saya pernah bertemu orang-orang yang menganggap enteng siksa neraka. Pun tidak percaya adanya surga dan neraka. Kalau saya sih ya kembali ke diri masing-masing. Kita lahir ke dunia sendiri-sendiri. Mati pun begitu. Di akhirat kelak kita juga bakal bertanggung jawab atas apapun yang kita lakukan sendiri-sendiri.

Nah, kembali ke perkara membaca surah Al Kahf di hari Jumat, kita bisa kok nyicil-nyicil bacanya. Jadi kalau terasa berat diselesaikan sekaligus, bisa dibaca misalnya sehabis isya hari kamis dibaca dari ayat sekian sampai sekian. Besoknya sehabis subuh lanjut lagi dibaca ayat sekian sampai sekian. Terus sehabis solat duhur ayat sekian sampai selesai. Begitu. Yang penting tidak sampai masuk waktu ashar, soalnya sehabis ashar itu termasuk peralihan hari kalau dalam penanggalan Islam. Ntar jatuhnya sudah hari Sabtu deh (CMIIW). Kalaupun ternyata tidak bisa diselesaikan, setidaknya sudah dapat pahala membaca Al Quran kan? ย So, karena ini hari Jumat, baca Al Kahf yukkโ€ฆ ๐Ÿ˜€