[ 25 ] End of the Challenge

Bismillah…

Wawwwwww… tidak terasa ternyata tenggat tantangan menulis blog 30 hari sudah selesai.
Dan ternyata saya tidak bisa memenuhi targetnya, baik jumlah tulisan maupun kerutinan menulis.
Hiks… so sad 😦

Jika diingat kembali ternyata banyak sekali tulisan yang saya post secara rapel 😦
Padahal niat awal tantangan menulis blog 30 hari ini ya supaya membiasakan diri terus menulis tiap hari. Ternyata susah ya… Continue reading

Advertisements

[ 24 ] C-R-U-S-H

Say WHATTTT???

Sebenarnya kata ini biasa saja. Lumrah. Bukan sesuatu yang aneh, unik, atau istimewa.
Tapi kalau crush nya saya yang singgung, kata ini jadi “tidak biasa” 😀 (halaaaaahhhh…)

Ada teman kuliah saya yang pernah nanya begini “ragel, pernah jeki kah ma’coddo’ cowok? (ragel pernah naksir cowok ga sih?)”. Saya cuman mengangkat bahu, pasang tampang poker face :D. Gak kaget deh dengar pertanyaan model begitu. Bukan buat pertama kalinya saya ditanya begitu.

Sebenarnya waktu dengar teman saya nanya begitu, saya kepingin ketawa. Continue reading

[ 23 ] something nearby

(postingan untuk 07.06.13)

Siapa orang terdekat kita jika di rumah?
Keluarga???
Tentu.

Tapi siapa orang terdekat kita jika kita tinggal tidak bersama keluarga?
Tetangga.

Nassa mi iya. Pun jika kita tinggal bersama keluarga kita, tentulah orang yang terdekat dengan kita adalah tetangga kita. Karena mereka orang yang paling dekat dengan kita, tentu saja dalam keadaan darurat merekalah yang umumnya lebih dulu tahu kondisi kita dan lebih dulu mengulurkan bantuan. Karenanya, banyak sekali hadits Rasulullah Salallahu’alaihiwassalam yang berisi amanat bersikap terhadap tetangga. Salah satunya yang ini:

عن أبي هريرة ـ رضي الله عنه ـ قال : قال رسول الله ـ صلى الله عليه وسلم ـ : ” من كان يؤمن بالله واليوم الآخر ، فلا يؤذ جاره ، ومن كان يؤمن بالله واليوم الآخر ، فليكرم ضيفه ، ومن كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليقل خيراً أو ليصمت “ رواه البخاري ومسلم ، وابن ماجه

Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka jangan menyakiti tetangganya. Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah menghormati tamunya. Dan barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berkata baik atau diam.” (Bukhari, Muslim dan Ibnu Majah)

Continue reading

[ 22 ] something can beat me so easily

(postingan untuk 18.06.13)

That something is “INFLUENZA”

Jika teman-teman lagi batuk pilek, terus bersin-bersin atau batuk-batuk di depan saya seharian, insyaAllah, biasanya sih saya gak akan tertular flu nya. Jika kena hujan, ringan atau deras, basah kuyup atau cuman basah-basahan, itu juga insyaAllah biasanya gak akan bikin saya kena flu.

Tapi tidak buat yang dua ini: debu dan asap rokok.
Saya sangat amat alergi sama debu dan asap rokok. Saya juga punya riwayat sakit sinusitis, jadi sedikit saja terpapar asap rokok dan debu, and the suffer goes on—saya akan bersin-bersin sepanjang hari. Jika kondisi lagi fit, yah syukur Alhamdulillah, deritanya cuman sampai di bersin-bersin seharian itu saja saja. Kalau kondisi lagi tidak fit, yah palingan seminggu bakal kembali jadi ‘anak ingusan’ dalam makna denotatif 😀

Hari ini saya kena ‘serang’. Waktu kena macet di jalan lamaaaaa sekali. Di angkot sopirnya merokok, belum lagi kena asap kendaraan yang super banyak, belum lagi kena debu jalanan yang parah sekali. Sudah tutup hidung dan mulut pake jilbab pun ( =____=”) tetap saja debu2an dan asap2an itu kehirup.

Continue reading

[ 20 ] BBM tetap NAIK

Baru saja  saya selesai menyaksikan siaran langsung rapat paripurna DPR RI terkait kenaikan BBM. Tentu, saya sendiri haqqul yaqqin kalau BBM pasti tetap akan naik. Tapi  biarpun cuma kemungkinan yang sangaaaaat kecil, harapan bahwa kenaikan BBM batal tetap ada lah ya. Jadi saya tetap milih nonton walaupun saya tidak pernah suka dengan siaran semacam itu. Hasilnya, (semut juga tahu) BBM tetap naik.

Ada pernyataan salah satu fraksi pada sesi penyampaian aspirasi yang membuat saya miris. Fraksi ini memilih menaikkan harga BBM, dan yang membuat saya miris adalah sewaktu dia menyampaikan alasan pilihannya itu terselip kalimat yang kurang lebih bunyinya gini: “Kami mewakili keinginan rakyat, melihat kebijakan yang lalu (mungkin maksudnya waktu kenaikan BBM yang lalu) berhasil membawa kenaikan pertumbuhan ekonomi sebesar (lupa berapa 0.5, 0.3, atau 0.1), maka kami memutuskan untuk setuju dengan perubahan RABPN 2013 (terkait memangkas subsidi BBM)”.

Cuma bisa geleng-geleng kepala. Penasaran deh, rakyat mana sih yang dimaksud sama fraksi itu sebenernya? Continue reading