Aside

[Re-read] Harry Potter

Beberapa hari ini aku baca ulang Harry Potter dari awal. Tidak persis dari awal sih. Lebih tepatnya baca dari akhir ke awal (jilid #7 – #1). Ceritanya sih sebagai pelipur lara karena gagal beli seri The Cursed Child *tears.

Heran ya… Meski sudah dibaca entah untuk keberapa kalinya (terutama jilid #4-#7) aku masih dapat feel-nya—masih menertawakan lelucon-leluconnya, masih menangisi part melankolisnya, masih merasakan thrill-nya.

_20160116_133957-jpg

salah satu chapter favorit ^^

Aku selalu suka bagaimana “mbak” JK Rowling menutur kisah Harry Potter dkk, bagaimana dia mendeskripsikan tidak hanya suasana hati tiap tokohnya, tapi juga detil ruang dan waktu tiap adegannya, juga bagaimana dengan pandainya dia “menempatkan” sisi emosional yang tepat sesuai usia Harry dkk dalam sepanjang serialnya.  It so amazing that you can feel how every character grown-up physically and mentally. Seperti saat dia membuat karakter Harry yang sedikit jadi lebih gampang marah, Continue reading

Ujung Terowongan

 

image

Di episode-episode awal HunterXHunter, dalam arc Hunter Exam, ada ujiannya yang berupa berjalan (berlari) mengikuti pemandu ujian dalam terowongan yang sangaaat panjang. Peserta tidak tahu sampai sejauh manakah mereka harus berjalan, pun sudah dekatkah mereka dengan ujung terowongan (tujuan akhir ujian) tersebut. Yang mereka tahu, mereka sudah lama sekali berjalan berlari menyusuri terowongan itu, namun ujung terowongan belum juga terlihat. Satu per satu peserta gugur, tak sanggup meneruskan perjalanan. Kelelahan dan putus asa.

Konon, memang itulah tujuan ujiannya. Ujian itu bukan hanya menguji kekuatan fisik semata, namun lebih kepada ujian mental. Seberapa kuatkah peserta ujian bertahan untuk terus berlari Continue reading

Seputar Air Mata

 

yui+cry

Air mata emosi. Meski kebanyakan mamalia darat memiliki sistem lakrimasi untuk membiarkan mata mereka basah, manusia adalah mamalia satu-satunya yang memiliki air mata emosi.

Berguna untuk metabolisme. Air mata yang dihasilkan emosi (yaitu air mata karena menangis sedih, bahagia, atau marah) mengandung 24 persen protein albumin lebih banyak dibanding air mata karena sistem lakrimasi reguler. Protein ini berguna dalam meregulasi sistem metabolisme tubuh.

Berbeda tergantung pemicunya. Rose Lynn Fischer menemukan bahwa topografi air mata kering yang dilihat dengan bantuan mikroskop memiliki topografi yang berbeda-beda, tergantung pemicunya. Continue reading

Aside

Kotonoha no Niwa (Garden of Words)

“A faint clap of thunder, clouded skies. Perhaps rain comes. If so, will you stay here with me?”—Yukari Yukino

Saya baru saja me-rerun anime movie Kotonoha no Niwa (Garden of Words). Ini entah sudah keberapa kalinya.

covercut

Movie ini bercerita tentang dua insan yang tidak ideal sebagai pasangan. Ceritanya dinarasikan oleh Takao Akizuki, seorang siswa SMA berusia 15 tahun. Ia bertemu secara tidak sengaja dengan Yukari Yukino, seorang karyawan berusia 27 tahun.

Pertemuan mereka terjadi di sebuah gazebo dalam taman Shinjuku Gyoen dalam suasana hujan. Pertemuan tersebut menjadi dasar kisah romansa dalam movie ini.

Setelah pertemuan tersebut, mereka kembali bertemu lagi di tempat yang sama setiap kali hujan. Takao memang selalu sengaja Continue reading

1 Ramadhan 1435 H

“you may delay, but time will not ” –Benjamin Franklin

Tepat setahun lalu (in hijri calendar) saya mengambil foto langit fajar 1 ramadhan secara tidak sengaja tanpa direncanakan. Dan saya mensyukuri hal itu sekarang. Hari ini (dan seterusnya), saya tidak akan mendapatkan pemandangan yang sama lagi. Bukan, bukan karena mustahilnya mendapat cuaca yang persis sama seperti setahun lalu (walaupun tentu alasan itu juga termasuk). Alasannya, karena lahan kosong yang berada tepat depan jendela kamarku sekarang sementara dibangun gedung ruko yang entah direncanakan berapa lantai. Jelasnya, sekarang tidak ada lagi langit yang bisa diamat-amati dari jendela kamarku😥 .

Image

Image Continue reading